0

HURRAY AND HIKS IT'S IDUL FITRI!!!!

iihh,,tanggal 11 september 2010. sekedar informasi, hari ini Lebaran ke-2 di Indonesia. ya, tanggal 10 september 2010 kemarin, kami umat muslim merayakan Idul Fitri. maka, masih dalam suasana yang berbahagia dan haru ini, si pengurus blog hendak memohon maaf lahir dan batin, juga mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum. selamat merayakan hari raya idul fitri 1431 h bagi yang merayakan. dulu, saat saya masih berada di dalam goa saya yang nyaman, lebaran hanya berputar-putar di dalam imajinasi saya. waktu itu saya belum berani jujur pada diri saya, keluarga saya, terutama kepada ibu dan ayah saya, bahwa tahun lalu adalah tahun terburuk dan terberat untuk saya. ya, kesalahan dan dosa saya, yang tentunya saya buat sendiri, saya ukir sendiri, masih saya sembunyikan. saya terlalu malu untuk mengakui kalau saya ini kotor, banyak noda nya. tapi, setelah fase kotor itu lewat,
setelah berbagai cacian dan makian keluar dari berbagai mulut mereka yang mengenal saya,
juga setelah berbagai petunjuk yang Tuhan berikan untuk menyelesaikan masalah demi masalah...
akhirnya kata "maaf" itu keluar.
keluar begitu saja, bahkan diiringi dengan kucuran air mata, walaupun "maaf" itu bukan dalam momen Idul Fitri.

kemudian setelah momen yang saya tunggu ini datang, eehh.. orang tua dan keluarga saya pulang kampung. saya? memilih dirumah dengan segudang aktifitas tak berbobot ini, selain karena akomodasi yang tidak memungkinkan.
besok mereka pulang. saya tidak sabar untuk sungkem.

keluarga saya, tidak terlalu ambil pusing dengan tradisi "sungkem-sungkem"-an itu. menurut mereka, minta maaf yang penting dari hati, yang penting kamu dan saya merasakan kelegaan, plong, kosong, nol. itu saja. terserah caranya bagaimana, mau sungkem, sujud, cium tangan, sun pipi, peluk, atau apapun.
salah satu yang membuat saya kadang melupakan makna Lebaran dan merasa "Lebaran ya sama aja seperti hari biasa, bedanya ya semua keluarga datang, salam-salaman biasa sebodo amat mau dimaafin atau tidak, dan yang tua ngasih duit ke yang muda." itu tok.
makanya tahun ini, saya beneran mau duduk, sujud, cium kaki kedua orang tua. mudah-mudahan semangat sungkem saya masih ada sampai besok. hehe,,


walaupun Lebaran ini bisa dikatakan ancang-ancang saya untuk titik balik, namun saya masih merasa berada dalam goa.
semua dimudahkan dengan sms, facebook, twitter, plurk, bbm, atau apalah itu yang baunya digital. membuat saya jadi berpikir: "semua orang sms, nge-twit, ngasih ucapan di facebook, de el el. oke, kalo gitu, saya siapin kata2 di draft aja, biar bisa di kopi pas dan langsung dikirim berbarengan."

hahaha, semua jadi malas. kartu lebaran yang saya beli kemarin jadi tidak berguna, dan akhirnya membangkai saja di meja kerja. bener lho, saya beli amplop lebaran, yang orang2an di dalamnya bisa muncul saat dibuka. dan saat saya beli, sempat mikir juga sih, WEW..TERNYATA HARGANYA MAHAL YA?
di rumah saya juga tidak ada lagi kartu lebaran yang dikirim oleh teman-teman, semuanya lebih memilih yang digital itu, lebih murah katanya.

karena itu, saya lalu ikut-ikutan membuat gambar untuk ditag ke teman-teman saya di facebook..
awalnya saya cari photoshop di komputer saya, "lhoo, kok tidak ada?", kemudian saya langsung googling dan berharap menemukan satu gambar yang bagus untuk di share ke akun facebook. ternyata tidak ada. kemudian muncullah ide cemerlang semi digital di otak saya. ambil kertas, buat tulisan dengan spidol. di foto. dan voilaaa,, jadi deh. eh, kalau ditambahkan gambar, mungkin asik ya. ditambahin angka nol (0) saja deh, buat 3x.. nol nol nol.
taaagggg..done!

ada yang comment, ada yang nge-like doang. dan yang lucu, ada yang bertanya: "apa itu bulat2? kacang kedele ya?"

bwahahahaha..
ya ya ya, terserah deh. yang penting saya beneran minta maaf lho. saya berniat membersihkan diri.
dan mungkin begitu juga dengan teman-teman lainnya. walaupun kesannya malas dan ogah-ogahan untuk minta maaf, tapi yang penting gimana kitanya aja deh. bagaimana kita memaafkan kemalasan mereka, bagaimana kita memaafkan kesalahan mereka, dan bla bla bla nya.

saya maklum,,
mungkin mereka jauh, dan makan waktu jika harus mendatangi teman-temannya satu persatu untuk cipika cipiki bilang selamat lebaran.
mungkin mereka mudik, mungkin mereka lupa, atau apapun itu.
atau bahkan mungkin mereka memang tidak berniat meminta dan mengantar maaf.
saya maklum dan tolong saya dimaklumi dan dimaafin juga ya..

manusia kan tempatnya khilaf..


0 komentar:

Back to Top