0

Bab I Pembuka

Hey ya!!! I'm back, with new posting and new customer..
Berlanjut, topik hari ini, UJIAN..

Banyak yang mengatakan bahwa ujian itu menyebalkan. Tapi disini aku mengatakan bahwa ujian itu adalah proses. Proses menuju tingkatan yang lebih tinggi daripada sebelumnya. Banyak ujian dan cobaan dalam hidupku, yang baik dan yang buruk. Ujian ku berselubung perih, tanpa pernah ada yang tau, karena aku malas menceritakan semua ujian dan keajaiban dari Tuhanku yang paling sempurna. Sesempurna penderitaanku, yang ku anggap mendekati keterpurukan.

Temanku banyak bercerita mengenai masalah yang sedang dihadapinya, tapi aku tidak akan mengatakan semuanya disini. Dari situlah aku belajar bagaimana seharusnya bersikap apabila mempunyai masalah yang sama atau bahkan lebih daripada masalah yang dihadapinya. Bonus lainnya adalah, aku mengetahui bahwa konsep dasar "manusia adalah makhluk sosial" itu benar. Tanpa adanya pandangan dari orang lain, aku juga kalian, tidak akan lulus menghadapi semua soal yang diberikan Tuhan secara essai itu.

Hidup itu adalah pilihan. Seperti soal ujian yang hanya membulatkan dan menghitamkan lembar jawaban. Ada bermacam pilihan di lembar itu. Namun dalam hidup, hanya ada dua pilihan. Berhasil atau gagal. Dan itu yang tidak akan pernah habis kita pelajari. Aku tidak mempunyai seseorang yang membantuku menemukan pilihan atas pertanyaan itu. lagi-lagi masalah waktu..

Sebagai manusia seutuhnya, banyak cerita yang hilang atau bahkan terlupa dalam hidup. Semua yang ku impikan juga tak banyak yang terealisasikan ke dalam kehidupan nyata. Kenyataan sering berkata lain saat kita memimpikan sesuatu. Kegagalan yang membuat kita benci pada diri sendiri. Kegelisahan menyelimuti saat kita akan menghadapi sesuatu. Dari posting halaman pertama yang kubuat, menyadarkanku apa yang harusnya kita benci dan kita lepaskan. Bukan belajar melupakan, tapi belajar menerima kenyataan.


Palembang, 08 Januari 2008
11.07

0 komentar:

Back to Top