0

elizabeth town

Saya lagi menggalakkan hobi mengukur waktu..
Gara-gara salah satu sahabat saya merekomendasikan suatu film,ELIZABETH TOWN.filmnya biasa kok, malah saya tidak mengerti jalan ceritanya.hehe,,maklum,bukan pengamat film (dan penerjemah yang baik).

Mungkin,film itu bagus.hanya saja saya tetap tidak mengerti,mengapa (di film itu) saat terjadi kematian,tidak ada air mata?mengapa saat kita mati,hanya beberapa orang yang benar benar merasa kehilangan dan memberikan yang terbaik selama kita hidup,sampai akhirnya kita kehilangan kehidupan..

Berangkat dari cerita itu, ada dua hal yang menarik. Saat pemakaman, istri dr pemeran yang meninggal tadi, menari tap dance (tarian dengan sepatu khusus yang menimbulkan bunyi bunyian). Dan, satu hal lainnya, mengukur jarak dengan menggunakan lagu.
Asik.
Saya jadi menemukan kesibukan baru saat berada di angkutan umum dalam perjalanan pulang. Biasanya, saya mengantuk dan tertidur ayem ayem di dalam bus. Sekarang tidak lagi, saya sibuk mengukur jarak dan waktu dengan modal playlist.
Saya jadi tahu, jarak dari kampus menuju rumah saya dengan menggunakan angkutan umum biru dan bus kota, ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam 2 menit 25 detik..
Jarak dari kampus menuju rumah dengan menggunakan transmusi, angkutan patal, dan bus kota, ditempuh dalam waktu kurang lebih sama..

Proyek selanjutnya, mengukur jarak dan waktu dari kampus menuju ovm. Lalu dari rumah ke rumah tante yang ada di jakarta, kemudian ke bandung, kemudian ke singapura, kemudian keliling duniaaaa...
*mengkhayal lagi deh*

0 komentar:

Back to Top