berhentilah menatapku.
kau perlu tau, kalau kau menatapku maka kau akan menghancurkan semuanya.
karena kalau kau menatapku, hatiku yang mencintaimu ini semakin memanggil-manggil kamu untuk mendekat, padahal aku sudah bilang sama hatiku.
kamu itu bukan buat aku.
berhentilah tersenyum padaku.
karena mataku seperti kamera..
aku shoot semua ekspresimu, bahkan senyummu yang hanya sedikit beda berapa inch-pun aku punya gambarnya di otakku.
aku capek jadi kamera..
terlalu banyak memori disini untuk menyimpan kamu.
yang harusnya sudah aku masukkan ke recycle bin tapi tetap saja aku restore ulang.
senyummu membuatku payah.
aku gak suka.
bahkan baumu pun,
aku benci.
karena dengan mencium baumu, semakin aku tau, waktu ini akan berjalan dengan cepat.
dan kamupun akan pergi.
lalu kamu pun pergi.
dan aku pun diam,
orang mengira aku sudah gila.
dan kamu pun nggak tau, aku gila.
karena kamu...
dan kalaupun kamu tau aku gila,
kamu pura-pura nggak tau..
padahal aku tau,
kamu bukan buat aku.
kamu..
kamu cuma bisa senyum,
padahal kamu tau.
kita tau.
ya, kita tau.
kita nggak bakal bisa sama-sama..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Diposting oleh




0 komentar:
Posting Komentar